jump to navigation

Pemilu Milik Kita Bersama April 17, 2009

Posted by sukolaras in Sorotan, Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Pemilu adalah mekanisme yang sah dan konstitusional dalam melaksanakan kedaulatan rakyat secara luber dan jurdil. Kita semua sepakat bahwa pemilu adalah mekanisme paling demokratis bagi rakyat untuk menentukan arah perjalanan bangsa secara aman dan damai. Pemilu juga berfungsi sebagai mekanisme penggantian kekuasaan lima tahunan yang sudah berjalan sejak pemilu pertama tahun 1955 hingga sekarang. Hal ini sebagai pertanda bangsa Indonesia sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan pemilu. Rakyat pun juga sudah terbiasa dan terlatih menerima hasil pemilu sebagai sebuah keniscayaan. Keterpaksaan dalam penerimaan hasil pemilu pasti ada, karena hasilnya tidak dapat memuaskan semua pihak. Rumus alamiah hanya ada dua, yaitu kalau ada pemenang pasti ada yang kalah. Penyelenggaraan pemilu legislatif telah usai, hasil sementara sudah sama-sama kita ketahui bersama.

(lagi…)

Quick Count Pemilu Legislatif 2009 April 11, 2009

Posted by sukolaras in Berita, Tak Berkategori.
Tags: , ,
add a comment

Anda ingin mengikuti perkembangan hasil pemungutan suara legislatif 2009 melalui hitung cepat (quick count) dari Lembaga Survey atau hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum, silahkan ikuti lewat informasi berikut.

Melalui quick count dengan metode multistage random sampling oleh Lembaga Survey.

Pemilu Legislatif April 8, 2009

Posted by sukolaras in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

pemiluBesok tanggal 9 April 2009 atau hari Kamis Pahing, 13 Bakda Mulud 1942/Rabul Akhir 1430 H, bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilu Legislatif. Tentunya semua berharap akan menjatuhkan pilihan melalui cara pencontrengan calon pemimpin yang benar-benar peduli kepada rakyat, membela kepentingan rakyat.  Syarat dan kriteria itulah yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kepentingan rakyat harus dinomor satukan. Gunakan hak pilih anda sesuai dengan lubuk hatinya masing-masing. Sekali salah dalam menentukan pilihan, maka waktu lima menit untuk lima tahun akan sia-sia. Atau apakah harus menunggu lima tahun berikutnya?.

Untuk mengetahui tata carra pemungutan suara pemilu legislatif dengan pencontrengan ada disini

Pemilu dan harapan rakyat Maret 21, 2009

Posted by sukolaras in Budaya Jawa, Opini, Sorotan.
Tags: ,
add a comment

Bangsa Indonesia sebentar lagi akan menghadapi kembali sebuah hajatan demokrasi besar, pemilu yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Gegap gempita, hiruk pikuk mulai menghiasi jalan-jalan hingga pelosok daerah, sejak dimulainya masa kampanye pemilu 2009. Kembali calon-calon legislative menawarkan dagangan klasiknya dengan mengobral janji-janji yang indah mulai dari pendidikan gratis, kesehatan murah, harga sembako yang terjangkau, mengurangi angka pengangguran dan lain sebagainya.
Benarkah itu semua akan dibuktikan, betulkah janji –janji itu akan dipenuhi, dan adakah jaminannya?.

(lagi…)

Pemilu sudah dekat Desember 7, 2008

Posted by sukolaras in Opini.
Tags: ,
add a comment

Apakah Pemilu yang diharapkan menjadikan sarana pencapaian berdemokrasi sudah benar-benar terwujud, atau bahkan hanya sebagai alat peraihan kekuasaan para elite politik ?.

Tatkala fenomena KKN, jual beli keputusan dan bagi-bagi kekuasaan, serta pemanfaatan kekuasaan untuk memperkaya diri atau partainya, maka upaya untuk membangun system yang demokratis dan memihak kepada rakyat masih terlalu jauh dari harapan dan keinginan. Banyaknya partai politik yang akan bertarung pada pemilu yang akan datang nampaknya harus dibarengi oleh poros kekuatan yang lain. Kalau tidak, pemilu 2009 yang diharapkan membawa perubahan pada kehidupan rakyat akhirnya akan menjadi ajang pergantian kekuasaan elite saja, tak ada perubahan kehidupan yang signifikan dan berrarti bagi rakyat kecil.

(lagi…)

Bertaburan Keluarga Politisi dalam DCS Oktober 11, 2008

Posted by sukolaras in Opini.
Tags: ,
2 comments

KENAPA TIDAK SEDIKIT ORANG YANG BERKEINGINAN UNTUK MELAMAR MENJADI ANGGOTA DPR YANG TERHORMAT?.  MENGAPA BERANI MENGORBANKAN SEGALA SESUATUNYA DAN DENGAN CARA APAPUN MEREKA BERSEDIA UNTUK MELAKUKANNYA ?.

Itulah dua pertanyaan yang sangat mudah untuk dijawabnya.

Andaikata tidak banyak daya pikatnya, niscaya sedikit saja orang yang mengincar kursi empuk DPR. Bahkan tidak hanya sekedar gaji bulanan yang besarnya lebih dari empat puluh jutaan, akan tetapi juga berbagai fasilitas yang berlimpah, beraneka ragam tunjangan, honor kehormatan, uang ini uang itu dan seabrek kemudahan lain dalam segala urusan.

(lagi…)

Kampanye melalui SMS Agustus 20, 2008

Posted by sukolaras in Opini, Tak Berkategori.
Tags: , ,
add a comment

Mulai putaran kampanye pada Pemilu 2009 diberlakukan aturan kampanye melalui pesan singkat (SMS). Kampanye pemilu melalui sarana dan prasarana telekomunikasi ini dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Langsung disini adalah dengan menggunakan layanan jasa telekomunikasi yang disediakan penyelenggara telekomunikasi. Kampanye tidak langsung adalah melalui kerjasama penyelenggara telekomunikasi atau dengan penyelenggara konten.

Kampanye model ini dapat dilakukan dengan menggunakan bentuk tulisan, suara, gambar, atau suara dan gambar yang bersifat naratif, grafis, karakter, interaktif atau tidak interaktif. Dalam pelaksanaannya dapat dilakukan melalui jasa telepon dasar dan fasilitas layanan tambahannya, termasuk melalui jasa pesan singkat, jasa pesan multimedia (MMS), jasa pesan premium, nada dering, nada dering balik, jasa nilai tambah telepon, dan/atau jasa multimedia.

(lagi…)

Biarkan rakyat yang memilih Agustus 3, 2008

Posted by sukolaras in Opini.
Tags: ,
3 comments

Belakangan ini muncul gagasan dari berbagai kalangan politisi untuk mewacanakan calon presiden muda diputaran Pilpres 2009 dan diperkirakan wacana ini akan terus mengelinding hingga menjelang Pilpres mendatang. Gagasan ini barangkali didasarkan atas munculnya capres fenomental di AS, Barack Obama (37 tahun) dan sejumlah pemimpin dunia lainnya, Bill Clinton (jadi presiden pada usia 47 tahun), mantan PM Inggris Tony Blair (43 tahun) dan Ahmadineyad, bahkan presiden kita Soekarna dan Soeharto (menjadi presiden pada umur 44 tahun).

Sejalan dengan itu Presiden PKS Tifakul Sembiring memberanikan diri yang kali pertama meminta tokoh-tokoh lama dan yang telah berusia diatas 50 tahun seyogyanya tidak mencalonkan diri sebagai capres di Pilpres 2009. Kendati baru wacana, namun langsung mendapat reaksi keras dari sejumlah politisi (tentunya yang nota benenya dari kalangan politisi yang mencalonkan pilpres usia diatas 50 tahun).

(lagi…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 179 pengikut lainnya.