Merekam kaset ke dalam format MP3 Mei 27, 2009
Posted by sukolaras in Tak Berkategori.trackback
Mengingat pertanyaan dari para sahabat yang setia terhadap blog ini, dalam kaitannya dengan membuat file mp3 dari sebuah kaset melalui program Audacity.
Membuat lagu MP3 dari pita kaset ataupun merekam dari radio tidaklah
sesulit yang dibayangkan. Anda hanya perlu merekamnya ke dalam
komputer, lalu mengubah rekaman tadi ke file MP3. Cara perekaman
dari tape recorder (kaset) ke komputer relatif sama dengan cara
merekam siaran radio AM atau FM ke komputer.
Sebelum melakukan perekaman dari pita kaset ke komputer, sebaiknya
periksa dulu kondisi suara dari kasetnya. Pastikan suara dari kaset
tersebut cukup bagus karena bila suara yang dihasilkan kaset tadi tidak
maksimal, hasil rekamannya pun tidak maksimal. Untuk yang dari radio
radio, pastikan saluran (channel) radio pas dan kualitas suara adalah
yang paling baik saat perekaman. Biasanya, saat malam hari adalah
saat yang tepat kalau ingin merekam siaran radio karena cuaca dan
udara sangat berpengaruh pada penerimaan gelombang radio.
Komputer akan merekam suara yang dihasilkan oleh tape recorder tadi
apa adanya. Jadi, bila suara pita kaset ataupun siaran radio tadi tidak
tidak maksimal, file MP3 yang dihasilkan nantinya juga tidak akan
maksimal. Selanjutnya, persiapkan jack 3.5 mm bolak-balik, yang
berguna untuk menghubungkan colokan earphone ke colokan sound card.
Selanjutnya, siapkan software tools perekamnya, di artikel ini digunakan
Software Audacity. Anda bisa bisa mengunduhnya secara gratis di
http://audacity.sourceforge.net/. Untuk ukuran gratis, tools ini cukup
bagus, karena dia sanggup meredusi noise yang dihasilkan oleh tape
recorder.
Menghubungkan tape compo dengan PC memang cukup mudah. Anda tinggalmencolokkan jack audio out RCA dari tape compo, bisa juga melaluicolokan headphone. Biasanya colokan yang berwarna biru (posisi di tengah) atau lihat gambar di samping ketiga colokan komputer sebagai petunjuknya. Ada output, input dan mik, colokkan ke input.
Konfigurasikan Line-In dengan mengklik dua kali icon speaker pada
system tray atau klik Start > Control Panel > Sounds and Audio Devices.
Klik tombol Advanced pada bagian Device Volume dari Control Panel
Sounds and Audio Devices. Selanjutnya, hilangkan tanda Mute.
Karena secara default Line-In dalam kondisi Mute
Setelah proses koneksi tape compo ke komputer selesai, sekarang setting
Preferens pada Audacity. Secara default, input recording dari Audacity
adalah mono, bila ingin Anda bisa mengeset stereo.
Buka preferences dari menu Edit, pilih Preferences. Pada Audio I/O
tab, perhatikan di bagian Recording, pada bagian Chanels, pilih
2 (stereo). Selanjutnya, periksa pada bagian inputnya, Anda bisa
mengeset sebagai Line-In ataupun Stereo Mix.
Selanjutnya, masih pada Preference, pilih File Formats tab, Anda bisa
bisa mengontrol output format untuk audio. Untuk menghindari insiden
overwriting (penulisan ulang) pada file audio, pilih “Make a copy of the
file before editing” dibawah “When importing uncompressed audio files”
di dalam pilihan Audacity. Pilih WAV (Microsoft 16 bit PCM) sebagai
Uncompressed Export Format.
Setelah semua beres, mainkan musik dari tape compo, dan klik tombol
Record pada Audacity. Bila Anda ingin merekam side A secara penuh,
biarkan sampai semua lagu di sisi A habis. Hal ini tentu saja akan banyak
memakan memori Anda. Nah, bila Anda merasa memori drive C kurang,
Anda bisa memindahkan File Temp ke direktori lain. Pada Preference,
pilih Direktories tab. pada Location, tentukan sendiri letak File Temp. nya
Setelah semua selesai, Anda tinggal memainkan musik dari tape
recorder, dan tekan tombol record pada Audacity. Tunggu beberapa
waktu sampai semua lagu pada kaset habis. Setelah selesai, tekan Stop.
Setelah proses recording selesai, Anda telah punya file Wave yang berisi
semua lagu dari sisi A. Dari sini Anda bisa memilah-milah untuk
dijadikan potongan per lagu. Untuk memotongnya, mainkan lagu dari
Audacity. Selanjutnya tandai setiap satu lagu selesai. Lalu copy dan cut.
Untuk proses copy, Anda tinggal menandai awal dan akhirnya yang akan
di copy. Untuk menandainya Anda tinggal mengklik dan geser sesuai
lagunya dan pilih Copy pada menu Edit. Setelah itu, pilih New pada
menu file, lalu pilih Paste pada menu edit. Sekarang Anda sudah
mempunyai sebuah lagu yang siap dikonversikan ke MP3.
Untuk mengonversikan menjadi file MP3, Anda membutuhkan file LAME
encoder. Tanpa File LAME ini, Audacity tidak bisa dikonversikan
langsung ke file MP3. Untuk mendapatkan file LAME, Anda bisa
mengunduhnya dari http://lame.sourceforge.net/. Bila Anda tidak
mempunyai file LAME, file lagu tadi bisa langsung disimpan pada format
WAV, selanjutnya Anda butuh tools yang bisa mengonversikan file WAV
ke MP3 menggunakan WAV converter. Kalau saya menggunakan yang gratisan saja disini
Selanjutnya, lakukan proses pemilahan seperti di atas untuk setiap lagunya. Sekarang Anda telah mempunyai lagu MP3 dari pita kaset lama
Selamat mencoba.
Sumber : Tabloid Komputek
Edisi : 488 Minggu ke-4 September 2006














Endi mas sampel lagune? Wis dicoba sih?
He he he namanya sama. cuma aku nggak pakai thok
Mau dengerin hasile, iku gendingan pahargyan 1,2 dst terus campursari mathous 1, aneka langgam disini
Bagus lho suaranya dan mantap.
entar aja kalo ada waktu aku ikutan
hei, program ini bagus juga buat yang masih awang tentang cara merekam ke komputer
Pak Wandi Yth.
Setelah hampir hilang kesabaran, akhirnya saya temukan juga parameter yang pas hingga diperoleh hasil konversi dari kaset berupa mp3 yang suaranya hampir sejernih aslinya (di kaset). Ternyata baik setting volume & equalizer di pemutar kaset maupun setting volume output microphone pada audacity sangat menentukan. Itu semua hanya dengan coba-coba (tanpa panduan).
Terima kasih atas saran dari Pak Wandi.
Selamat atas keberhasilan ini, kesempatan berikutnya bermain-main dan mengutak-atik video (video ke mp3, video ke jpg, format mpg ke fly, memotong, menyambung dlsb) atau mau mengedit video sendiri.
Pernah Pak. Sudja’i Sarmo menawarkan beberapa PH lagu era 50-an untuk dijadikan mp3, cuma sayangnya pemutar PH nya yang tidak ada.
Salam
Wandi
gut wok. nais inpo, gan.
Salam kenal.
Wahh…Terima kasih gan. Infonya sangat membantu saya sekali & lengkap. Juga bagi yang baru mengeluti bidang jurnalistik untuk dokumentasi, seperti saya; )
salam kenal
info yang berharga… ini yang sy cari.
ikutkan ngopi isi tip-nya ya… bolehkan?
—————————–
dipersilahkan, makasih salam kenal kembali
Di laptop saya cuman ada 2 colokan yaitu gambar Headphone dan Mike.
Apakah bisa buat merekan kaset ke mp3?
Benar sama dengan yang saya punya. Kalau untuk merekam colok itu headphone dan hubungkan ke media pemutar kaset atau phnya, seperti yang saya lakukan
Mas, ikutan sharing. saya punya pemutar PH tapi yg masih pake batere. bisa nggak yaaa…. trims atas tips utk merekamnya. saya mohon bantuannya kalo ada teman yg punya koleksi lagu dari band C’Blues…. dan band golden wing. trims.
Sama saja apakah itu pakai batere atau lainnya, yang penting masih bisa berfungsi sbg pemutar PH
Hayo dipraktekkan terus nanti hasilnya bisa di share kesini
Untuk album CBlus ini ada beberapa pilihan (slmt berpisah, ikhlas, biar berlalu, hari yg sunyi, pagi yang indah, liku2 hidup, girl, derita tiada akhir, tinggal kenangan)
Silahkan dicoba dulu lagu ini:
1. Derita Tiada Akhir
2. Ikhlas
3. Hari Yang Sunyi
Selamat bernostalgia