Keroncong Kota Solo Oktober 15, 2008
Posted by sukolaras in Musik.Tags: bengawan solo, gesang, kota solo, kroncong, mp3 kroncong, putri solo
6 comments
Solo adalah kota seni dan budaya, kota bengawan dan sebutan apalagi. Disana banyak tempat-tempat pariwisata, kerajinan batik, makanan dan jajanan yang relatif masih murah. Tempat hiburan seperti Taman Jurug yang lokasinya dipinggir Sungai Bengawan Solo, Tawangmangu yang udara sejuk, pemandian air belerang didaerah Grogol (sebelah Solo Baru), Tirtonadi, Stasiun Solo-Balapan, Sangiran yang menyimpan benda-benda purbakala, Astana Giri Bangun tempat istirahatan terakhir Soeharto dan Ibu Tien. Pusat kerajinan pembuatan gamelan ada didaerah Bekonang sebelah timur kota Solo dan lain sebaginya tidak dapat disebutkan satu persatu. Ingin lebih tahu Bengawan Solo silahkan lihat D I S I N I atau gambaran lokasi wilayah solo ada disini
Sampai-sampai lagu keroncongpun mengambil judul dengan nama solo antara lain Bengawan Solo, Kota Solo, Putri Solo dan Solo Diwaktu Malam. Coba simak lirik lagu Kota Solo, disana mengisahkan betapa indahnya kota solo, tempat kesenian asli, tarian yang indah dan lembut, banyak peziarah, banyak pemandangan. Bait terakhir berbunyi kota Solo, kota yang jadi kenangan, hingga dapat mengilangkan, hati yang sedih dan duka. Belum lagi putri solo yang lemah lembut, lumakune koyo macam luwe, sandal jepit pengrakite, piyat-piyet suarane, kerlap-kerlip berliane. Terus bait terakhir yang memikat yaitu : yen ngguyu dekik pipine, ireng manis kulitane, dasar putri solo.
Penasaran, silahkan untuk menyimak bait demi bait lyrik lagu Kota Solo yang dinyanyikan oleh Tuti Trisedya dan Mus Mulyadi serta Putri Solo nya Jeng Sundari Soekotjo dan lagu keroncong lainnya.
- Kota Solo (Tuti Trisedya)
- Putri Solo (Sundari Soekotjo)
- Bengawan Solo (Gesang)
- Solo Diwaktu Malam (Sri Widadi)
- Kota Solo (Mus Mulyadi)
- Bengawan Solo (Hetty Koes Endang)












