Koleksi Emas Campursari Manthou’s (1) Agustus 9, 2008
Posted by sukolaras in Campursari, Musik Jawa.Tags: getuk, manthous, mp3 campursari, sunyahni
28 comments
Getuk disini bukan makanan yang asli dari daerah Magelang, tetapi getuk nama sebuah lagu campursari ciptaan Manthous dengan vokalis Sunyahni. Dengan lagunya berjudul Getuk inilah membuat namanya dikenal oleh kalangan penggemar lagu-lagu jawa campursari. Bahkan dengan nama Grup Campursari Maju Lancar Gunung Kidul inilah menjadikan barometer/kiblat bagi para pecinta lagu-lagu langgam jawa dan campursari. Konon lagu Getuk ini pertama kali dipopulerkan oleh penyanyi yang tidak asing lagi yaitu Nurafni Octavia.
Berikut ini Koleksi Emas Campursari Gunung Kidul CSGK dari Manthou’s dan Sunyahni (side A).
- Getuk – Sunyahni (cipt. Manthou’s)
- Lorobronto – Manthou’s (cipt. S. Dharmanto)
- Panjerino – Sunyahni (cipt. Anjar Any)
- Merapi Merbabu – Sunyahni (cipt. Anjar Any)
- Lgm. Kangen – Manthou’s (cipt. Anjar Any)
Musik Campursari Agustus 9, 2008
Posted by sukolaras in Budaya Jawa.Tags: Campursari, Musik Jawa
2 comments
Secara harfiah campursari artinya campur aduk, campur baur atau gabungan dari beraneka macam dan ragam. Dalam dunia musik Indonesia campursari dapat diartikan sebagai perpaduan antara alat musik tradisional (gamelan jawa) dengan alat musik modern. Konon diperkirakan aliran campursari sudah ada muncul sejak tahun 60-an, yang dimulai pad masa kejayaannya penyanyi langgam jawa terkenal yaitu Waldjinah. Pada kenyataannya instrumen-instrumen modern ini tunduk pada pakem musik jawa dan gending yang digandrungi masyarakat jawa pada umumnya.
Campursari pertama kalinya dipopulerkan oleh Manthou’s pada tahun 1980 dengan memasukkan unsur keyboard dalam orkestrasi gamelan melalui grupnya yang dikenal dengan nama Maju Lancar, yang kemudian dikembang tumbuhkan menjadi seperti langgam jawa (kroncong) dan meningkat ke dangdut. Pada dekade tahun 2000-an muncullah bentuk campursari yang merupakan campursari gamelan dan kroncong (seperti lagunya Nurhana dengan judul Kena Goda), serta campuran kroncong dan dangdut (congdut) dari Didi Kempot.












